Trimegah Bangun Persada

Tata Kelola Perusahaan

keberlanjutan

Situasi yang ditandai sebagai pelanggaran pedoman harus segera dilaporkan melalui saluran pelaporan internal.

Proses pengaduan diproses sesuai prosedur internal dengan tetap melindungi hak-hak pelapor dan terlapor. Dalam situasi apa pun, pelaporan tidak akan menjadi dasar pembalasan atau intimidasi terhadap karyawan. Pelanggaran terhadap ketentuan Kode Etik dan peraturan perusahaan lainnya mengakibatkan pelaku dikenai tindakan disipliner, peringatan verbal atau formal, penangguhan, hingga pemutusan hubungan kerja.

Dalam penerapan tindakan disipliner, sifat dan keseriusan pelanggaran akan dipertimbangkan sesuai aturan perusahaan dan hukum yang berlaku. Kekhawatiran atau pertanyaan tentang interpretasi, ruang lingkup, atau prosedur yang berkaitan dengan masalah apa pun sehubungan dengan pedoman ini dipertimbangkan oleh Komite Etik. Mereka akan mengarahkan pertanyaan spesifik ke departemen lain bila diperlukan. Komite Etik harus memastikan dan memantau kepatuhan terhadap pedoman, serta bertanggung jawab dalam memberikan rekomendasi kepada direksi untuk perbaikan dan pembaharuan secara berkala.

Panduan Kode Etik Perusahaan

TBP senantiasa menjadikan budaya etika dan kepatuhan di seluruh grup perusahaan. Kami tidak menoleransi upaya penyuapan dan korupsi. Upaya yang telah kami lakukan antara lain mengampanyekan kode etik dan nilai-nilai inti perusahaan di internal secara rutin agar tetap terpelihara budaya perilaku etis perusahaan. Untuk itu, kami juga mengharapkan integritas yang sama dari perusahaan yang berbisnis dengan kami. Berikut pedoman kami terkait hal tersebut agar tercipta budaya kerja obyektif, adil, dan profesional.

Berikut beberapa perilaku yang sesuai Kode Etik perusahaan:
  1. Berperilaku dan bersikap sesuai Kode Etik dan mengikuti kebijakan dan aturan perusahaan, mendorong dan membimbing rekan kerja untuk melakukan hal yang sama;
  2. Bersikap profesional yang positif, terhormat, setia, jujur, saling menghormati, amanah dan menunjukkan kerja sama dengan rekan kerja lainnya;
  3. Bertindak tidak memihak, obyektif, kejujuran, rasa hormat, transparansi, keadilan dan kesopanan dalam hubungan dengan manajemen, karyawan, pemasok, pelanggan, pemegang saham dan investor;
  4. Bertindak sesuai undang-undang yang berlaku;
  5. Melestarikan aset perusahaan, termasuk citra dan reputasinya, fasilitas, peralatan dan menggunakannya hanya untuk tujuan yang telah ditentukan;
  6. Membela kepentingan perusahaan, serta rajin dan bertanggung jawab dalam hubungan dengan pihak berwenang, pelanggan, pesaing, pemasok, anggota masyarakat dan semua individu, perusahaan dan organisasi lain yang bekerja dengan perusahaan dalam kegiatan rutinnya, selalu berusaha untuk menjaga reputasi, citra dan hubungan yang baik dari perusahaan;
  7. Memastikan bahwa komunikasi dan informasi yang dibagikan kepada pemegang saham dilakukan secara eksklusif oleh karyawan yang berwenang dan mematuhi kebijakan, kontrol, dan prosedur perusahaan serta hukum yang berlaku;
  8. Tidak menjalin hubungan bisnis dengan perusahaan atau individu yang tidak sesuai standar etika, kesehatan dan keselamatan, dan hak asasi manusia yang sesuai dengan nilai perusahaan, termasuk praktik antisuap dan antikorupsi yang diadopsi oleh perusahaan;
  9. Mencegah pengungkapan informasi dan strategi rahasia, hak milik, atau hal sensitif apa pun dari perusahaan yang dapat diakses seseorang, bahkan jika bertindak sebagai pihak ketiga, maupun tidak lagi bekerja untuk perusahaan, serta menjaga kerahasiaan atas semua hak istimewa informasi perusahaan; dan
  10. Bertindak sesuai tanggung jawab sosial dan penghormatan terhadap martabat manusia, serta melakukan kegiatan sehari-hari dengan memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan;
Berikut beberapa perilaku yang tidak sesuai Kode Etik dan dapat dikenakan tindakan disipliner:
  1. Menggunakan posisi / jabatan untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau bentuk lain dari pilih kasih;
  2. Diskriminasi atas dasar etnis, asal negara, jenis kelamin, orientasi seksual, keyakinan agama, afiliasi serikat, keyakinan politik atau ideologis, kelas sosial, kondisi dengan kebutuhan khusus, status perkawinan atau usia;
  3. Pelecehan dalam bentuk apa pun, termasuk seksual atau moral, yang menyebabkan rasa malu atau ketidaknyamanan orang lain;
  4. Membiarkan atau mempromosikan propaganda politik, agama atau komersial di tempat perusahaan;
  5. Memberikan perlakuan istimewa atau hak istimewa kepada pelanggan atau pemasok mana pun yang bertentangan dengan kebijakan dan standar perusahaan;
  6. Memberi atau menerima hadiah / hiburan yang bertentangan dengan kebijakan dan standar perusahaan dan sebagai sarana untuk memberikan pengaruh yang tidak semestinya atau menerima keuntungan atau imbalan pribadi untuk diri sendiri atau orang lain;
  7. Berinteraksi dengan pesaing perusahaan yang melanggar hukum persaingan yang berlaku;
  8. Mempekerjakan kerabat keluarga sebagai bawahan langsung atau tidak langsung atau dalam posisi yang dapat mengakibatkan potensi konflik kepentingan dengan perusahaan;
  9. Menggunakan obat-obatan psikoaktif ilegal di lokasi mana pun; dan Mendistorsi angka atau karakterisasi akuntansi dari item yang mungkin berdampak pada laporan manajemen atau laporan keuangan perusahaan.

Go Top